Manokwari,BP,-Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni bersama Kementerian PUPR, dan Jenderal Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua Barat–Papua Barat Daya resmi penandatangan kerja sama dan sinergi mendukung penguatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Penandatanganan Nota Kesepakatan tentang Sinergi Penanganan Jalan Nasional di Kabupaten Teluk Bintuni di Ruang Rapat BBPJN Papua Barat–Papua Barat Daya, Manokwari (29/07)
Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BBPJN Papua Barat–Papua Barat Daya, Wijayanto, dan Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi pembangunan infrastruktur jalan nasional.
Koordinasi yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diharapkan membuat berbagai program pembangunan infrastruktur berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Berkaitan hal itu,Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy,menyampaikan terima kasih atas kolaborasi dan sinergitas yang terbangun.
Melalui penguatan sektor Infrastruktur jalan yang semakin andal diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya tarik investasi, di daerah.
Koordinasi yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diharapkan menjadi tindak lanjut nyata. Mengingat, respon cepat Pemkab Teluk Bintuni telah mengalokasikan APBD untuk mendukung pelebaran dan peningkatan Jalan jalur dua Atibo–Kantor Bupati. Proyek ini mencakup dua ruas prioritas yaitu, Ruas Mameh–Bintuni sepanjang 3,05 km dan Ruas Akses Pelabuhan Bintuni sepanjang 7,30 km.
Dengan koordinasi yang lebih erat antara pusat dan daerah, program infrastruktur diharapkan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberi dampak langsung: waktu tempuh lebih singkat, biaya angkut turun, dan roda ekonomi di Teluk Bintuni berputar lebih cepat.ujarnya.
Sementara itu Kepala Balai BPJN Papua Barat–Papua Barat Daya, Wijayanto, menegaskan bahwa kolaborasi lintas pemerintah adalah kunci untuk mewujudkan jaringan jalan yang semakin terhubung dan berdaya saing.
“Semoga sinergi ini semakin memperkuat konektivitas wilayah dan menghadirkan infrastruktur jalan yang mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,”Ujar Kepala Balai BPJN Wijayanto
(***)









