Bintunipos.com,-Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) propinsi Papua barat Yasman Yasir, S.E.mengatakan bahwa regenerasi kepemimpinan setiap organisasi politik hal yang biasa dan wajib dilakukan. Pergantian kepengurusan bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan upaya menjaga keberlanjutan perjuangan sekaligus membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam memajukan pembangunan daerah.ungkapnya pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) V,partai Golkar Teluk Bintuni tahun 2026 yang di gelar (21/08).
Yasman menjelaskan bahwa Masa bakti kepengurusan partai Golkar yang lama telah usai, dan saatnya memilih kepemimpinan yang baru untuk melanjutkan perjuangan partai.
Soal proses pemilihan Ketua DPD Golkar yang akan berlangsung, Yasman menilai dinamika yang terjadi sudah mengarah pada satu figur yang disepakati bersama. Berdasarkan data pendaftaran dan dukungan yang masuk, terlihat adanya kecenderungan kuat menuju penetapan secara aklamasi.
Sesuai data yang ada, pendaftaran tertuju pada satu nama saja. Besar kemungkinan proses ini akan berlanjut dengan aklamasi mengingat figur tersebut telah didukung penuh oleh 18 konstituen pemilik suara,” jelasnya.
Yasman Yasir yang juga Ketua II DPRK Teluk Bintuni berharap seluruh rangkaian proses Musda tetap berjalan secara demokratis, kondusif, dan melahirkan kepengurusan yang solid serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Figur manapun yang menjadi terpilih Ketua DPD Golkar Teluk Bintuni,Partai PPP bersama partai-partai pendukung pemerintah lainnya untuk terus menjalin sinergi dan kolaborasi yang erat dengan kepemimpinan baru Partai Golkar untuk mengabdi kepada masyarakat,demi kemajuan kabupaten Teluk Bintuni.
“Siapa pun yang nanti diberi amanah memimpin, kami berharap kita semua dapat bergandengan tangan, berkolaborasi antar partai koalisi, dan bersama-sama merancang serta mewujudkan masa depan Teluk Bintuni yang lebih sejahtera. Semoga semuanya berjalan lancar dan sukses,” pungkasnya.(Osa)








